Sebenarnya saya tidak mau memposting cerita ini namun karena terus disimpan di dalam hati dan terakhir yang rugi justru saya maka saya posting saja ke dalam blog ini.
Ceritanya sih simple saja, mapel TIK untuk kelas 7 & 8 SMP serta kelas 10 & 11 SMA sudah diubah jadi ekskul, namun prosesnya tidak ada sama sekali sampai sekarang. Saya sendiri sudah merasa sangat down ketika rapat dengan yayasan mengenai ekskul TIK ini dan disamping itu seakan saya ini tidak dihargai sama sekali lagi di tempat saya mengajar ini.
Akhir bulan Juli 2014, saya mendapat kabar dari siswa yang menyatakan ada guru agama SMA yang menyuruh siswa/i-nya tidak usah mengikuti ekskul TIK. Alasannya simpel karena guru tersebut mengiibaratkan ada persamaan antara HP dan Tablet PC dengan komputer (PC atau Laptop-lah). Dan sewaktu kita memakai HP maupun Tablet PC, kita pun tidak usah belajar, namun bisa menggunakannya tanpa belajar. Begitu juga dengan komputer. Begitulah tanggapan guru tersebut kepada siswa/i yang sedang ikut MOS. Saya pun tidak langsung percaya, saya nanya lagi ke siswa lain, ternyata jawabannya juga sama dengan siswa/i yang tadi.
Hm... kalau dipikir-pikir apakah sama ya?? Memang sih cara kerja HP maupun Tablet PC hampir sama dengan komputer namun fungsinya sudah dikhususkan bukan seperti komputer yang serba komplit. Mungkin guru tersebut harus banyak belajar lagi. Padahal dulu di akhir tahun 2009, guru tersebut juga ikut kursus pengolahan aplikasi perkantoran, jika tidak kemungkinan besar saat ini dia pun mungkin masih belum bisa mengoperasikannya dengan benar.
No comments:
Post a Comment