Untuk hasil rapat di tingkat SMA tidak jauh beda karena keputusan kepala sekolah SMA juga tetap sama yaitu untuk kelas 10 SMA dan kelas 11 SMA tetap diserahkan kepada yayasan perguruan karena sudah mengikuti aturan main dari kurikulum 2013. Sedangkan untuk kelas 12 SMA tetap mengikuti kurikulum KTSP 2006.
Kalau melihat wakil kepala sekolah SMA menjelaskan mengenai topik peminatan siswa, saya sendiri juga berpikir ternyata banyak juga guru yang menjadi korban dari kurikulum 2013 dimana jumlah les-nya akan tergantung dari jumlah pemilihan siswa/i tempat mengajarnya. Cuma yang enak dikelas 10 SMA, jika siswa tersebut sudah memilih peminatan pada pelajaran tertentu, maka pelajaran tersebut bisa diikuti terus sampai ke kelas 12 SMA, yah... setidaknya tetap ada les daripada sama sekali tidak. Lalu bagaimana dengan saya??
Nah... selama didalam rapat SMA tersebut, pimpinan perguruan sudah menelpon saya untuk rapat juga dengan mereka untuk membahas masalah mapel TIK di kurikulum 2013. Perasaan sudah semakin deg deg an juga sih, karena perasaan tidak enak semakin menghantui pikiranku. Kita lihat saja deh bagaimana hasil rapatnya nanti di posting berikutnya :)
No comments:
Post a Comment